Ini terjadi saat menunggu kelulusan SMA ku, kira-kira di bulan mei 2009. aku yang biasanya sering tidak mempedulikan apapun ternyata merasa takut juga dengan hasil uanku. aku merasa tak yakin, karena aku sadar kelulusan sekarang di persulit. entah aku saja yang berfikir begitu atau tidak, yang pasti aku benar-benar cemas.
akhirya amplop berisi hasil ujianku sampai di tangan. gemetar rasanya untuk memegangganya. aku takut untuk membukanya, mengintip saja tak ada keberanian.
karena saat itu aku ditemani mam, aku menyerahkan amplop itu ke mama dan meminta mama untuk membukanya.
teryata aku lulus. etapa bahagianya aku. aku mencium mama dan bersujud berterimakasih pada tuahan. ternyata usahaku tak sia-sia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar